Tempat Wisata Labuan Bajo Part 5

Tempat Wisata di Labuan Bajo Part 5

Part 4 yang lalu kita membahas terakhir kali mengenai pantai Pink beach Padar. Di part ini kita melanjutkan ke Pulau Padar untuk mengejar matahari terbit (Sunrise)

8. Pulau Padar
Pulau padar merupakan pulau terjauh dari Labuan Bajo. Namun keindahan pulau ini sudah tidak diragukan lagi. Pulau ini terkenal dengan landscape berupa 3 perairan (bisa dilihat di foto yang pertama) yang biasanya dijadikan objek foto bagi mereka yang mengunjungi pulau ini. Melihat matahari terbit disini juga sangat indah. Jangan lewatkan Pulau Padar di destination kamu jika ke Labuan Bajo. Sekarang Pulau Padar sedang dilakukan pembangunan berupa dibangunnya trek berupa tangga dari batu namun masih dalam proses pengerjaan. Kedepannya trek pendakian akan lebih mudah dengan adanya jalur tangga ini. Pada saat trek turun agak berhati-hati karena rutenya landai dengan adanya batu-batu kecil serta pasir yang membuat saya terpeleset beberapa kali. 














9. Pulau Rinca/Pulau Loh Buaya
Pulau Rinca atau pulau yang dikenal dengan nama Loh buaya memiliki arti yaitu Loh artinya teluk, dan buaya artinya buaya dan buaya disini sendiri ada 2 jenis yaitu buaya laut (buaya yang hidup diperairan laut dipulau ini) dan buaya darat yaitu komodo itu sendiri. Ukuran komodo terbesar di Pulau ini kurang lebih sebesar 3 meter 





Selain di Pulau Komodo kamu juga dapat melihat Komodo di Pulau Rinca ini. Terdapat 3 jenis treking dipulau ini yaitu short, medium dan long. Karena pada saat saya tiba dipulau ini cuaca sangat terik sekali kami memilih untuk melakukan short treking dengan dipandu oleh 2 orang ranger. 




Oh iya kalo ke pulau ini atau komodo wajib didampingi ranger yah. Jangan coba-coba nekat jalan sendiri karena "berbahaya". Ikuti saran atau peringatan dari ranger selama diperjalanan ini.

Di short treking kami diajak melewati camp ranger, ditempat ini sering didatangi Komodo karena mereka bisa mencium bau makanan dari dapur camp ranger ini dikarekan komodo memiliki penciuman yang tajam. Benar saja ketika kami tiba dipulau ini ada lebih dari 5 komodo berkeliaran di camp dan ada kejadian dimana dua diantara komodo tersebut mengeluarkan suara-suara. Menurut ranger, suara tersebut dikeluarkan karena mereka tidak saling suka dan biasanya jika suara makin keras mereka akan saling berkelahi. Perasaan takut bercampur aduk namun yang ditakutkan tidak terjadi mungkin karena cuaca panas mereka jadi malas. Syukurlah sehingga kami bisa berfoto dari jarak yang agak jauh. Perjalanan dilanjutkan ke tempat komodo betina bertelur kemudian short treking pun berakhir kembali ke pos awal. Warna komodo yang kecoklat-coklatan kadang membuat kita mengira seperti batang pohon. Bahkan menurut ranger, monyet dipulau ini masih suka tertipu dengan penampilan komodo yang sedang diam seperti batang pohon.






Kamu harus mengunjungi pulau ini atau pulau komodo karena komodo merupakan situs warisan dunia UNESCO dan termasuk hewan yang dilindung.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa wanita yang sedang haid atau menstruasi dilarang mengunjungi komodo dikarenakan komodo akan jadi agresif. Pada saat kami mengunjungi pulau ini, salah satu teman rombongan kami sedang haid maka sedari awal kami sudah menginformasikan kepada ranger. Menurut salah satu ranger menjelaskan bahwa tidak ada masalah karena yang komodo cium adalah bau amis dari binatang. Tapi untuk jaga-jaga lebih baik didampingi oleh ranger. So far perjalanan kami aman.

10.Pulau Kelor
Salah satu pulau yang wajib kamu kunjungi view pantai dan laut yang indah serta terdapat bukit kecil yang bisa kamu daki untuk melihat view laut dari atas. Menurut saya pribadi treking ini yang paling terjal dan beberapa teman saya sempat terpeleset saat akan turun. 




Perjalanan ke pulau saya berakhir di Pulau Kelor. 
Daerah lain yang saya kunjungii selain Labuan Bajo yaitu ke desa Liang Ndara, Melo

11. Desa Liang Ndara, Melo

Didesa ini terdapat tempat bernama "Panoramic Indah Melo" dari tempat ini kamu akan dapat melihat keindahan kota Labuan Bajo dari atas bukit. 





Di sini juga terdapat rumah adat dimana biasa tamu-tamu disambut atau dijamu ditempat ini. Ditempat ini juga sering diadakan kegiatan adat seperti Tarian Caci. Tarian Caci merupakan tarian khas dari Manggarai Barat yang mana dimainkan oleh 2 orang yang satu memukul yang satu lagi menangkis pukulan dan diiringi dengan nanyian dan musik tradisional. Mereka sudah terlatih karena mereka memang dilatih disanggar khusus tarian caci ini. 



Bagi kamu yang tertarik ingin mengundang mereka atau menonton pertunjukan mereka, bisa menghubungi Bpk. Stanis (beliau merupakan warga lokal didesa ini) 
Bpk Stanis - 081246430173 

SDK Melo
Saya pun berkesempatan mengunjungi sekolah SD di desa ini. Berawal dari rasa penasaran seperti apa sih sekolah di desa ini. Ternyata di desa ini hanya terdapat sekolah SD saja sementara untuk SMP berada cukup jauh dari desa dan SMA hanya terdapat di kota Labuan Bajo saja. Jadi anak-anak di desa ini ketika memasuki SMA harus terpisah dari keluarga mereka. 






Ketika saya datang ke SDK ini saya langsung di kerubutin oleh siswa-siswi sekolah ini karena mereka penasaran dengan orang asing yang datang. Mereka penuh dengan rasa penasaran dan mulai bertanya banyak hal, mereka sangat polos dan senyuman mereka membuat hati saya menjadi senang. Sepanjang perjalanan ke sekolah ini kamu akan melihat pemandangan hamparan sawah.

Seperti janji saya diawal mengenai rincian biaya yaitu sbb:
1. Tiket pesawat PP (Sriwijaya-NAM air) sebesar Idr 2.400.000 (rute : Jakarta - Bali - Labuan Bajo dan sebaliknya)
2. Open trip sebesar Idr 2.850.000
3. Menginap di Nature backpacker hostel 2 malam sebesar Idr 200.000
4. Ojek dari dan ke airport sebesar Idr 50.000
5. Biaya makan kurang lebih Idr 300.000 untuk 2 hari di labuan bajo
6. Biaya lainnya Idr 200.000
Total kurang lebih sebesar idr 6.000.000 untuk perjalanan selama 8 hari. (Dengan catatan 2 hari saya menginap dirumah warga lokal) dan ini belum termasuk budget oleh-oleh.
Penginapan di Hotel Sylvia dan biaya 3x makan di kapal selama 3 hari sudah termasuk dalam paket open trip

*Untuk biaya makan bisa dihemat sesuai budget kamu dan cari tiket pesawat promo.

So far menurut saya worth it dengan pengalaman yang bakal kamu dapatkan. Indonesia bagian timur memang harus diakui keindahannya. Ok see you again di postingan saya yang lain. Terima kasih banyak buat yang sudah membaca blog saya semoga menginspirasi. Tak ada gading yang tak retak, mohon maaf jika masih banyak kekurangan di blog ini. 😁

Comments

Popular posts from this blog

Membuat Sendiri Tiket Pesawat Dummy Tanpa Travel Agen untuk Keperluan pengajuan Visa

Cara Mengambil Uang Tunai di ATM di Korea Selatan & Jepang

BPHTB 0 Persen